Agen Jamu Gendong (tujuah)
“mbiiiiiiiiiiiiing” jumi melompat hendak memeluk si kambing berhati pelangi yang suka menari sambil bernyanyi tralala tirilili kecintaanya itu, tanpa dia sadari sebuah pancang runcing yang melintang dikandang itu terhunus didadanya, jumi bangkit tanpa merasa nyeri sedikit pun “oalahhh untung tadi aku nda lupa pake kemben anti peluru yang serba guna disegala kondisi dan cuaca ciptaanya yu-lasmi” gumam jumi senang tanpa menyadari ada sosok tinggi besar yang berkacak pinggang tepat dibelakangnya.
Jumi membalikan badannya perlahan karna sadar ada yang memperhatikan, siapakah sosok itu?apakah dia butho ireng?atau salah satu anak buah si penjahat yang terkenal kekejaman dan kelalimannya karena hoby memakan kambing atau binatang herbivora lainnya bulat-bulat, ya bulat-bulat! Tanpa ditongseng atau dibumbui segala.
“apo ko!!!? Manga uni manggaduah galeh awak”. Tegor sosok tinggi besar yang bertelanjang dada hanya mengenakan sarung saja masih berkacak pinggang. “eee alahhh ternyata uda samsul, loh gerobak sate padangmu ngendi toh da?, dah ganti profesi yo sekarang?” balas jumi seraya mengeluarkan sebuah sebuah alat berbentuk gelas dari sela bakulnya, alat yang lagi-lagi buah karya yu-lasmi, gelas tersebut secara otomatis dapat merekam setiap bunyi atau bahasa asing bagi si penjaja jamu bohai yang merangkap spionase tersebut, jumi menekan tombol yang berada dipantat gelas dan munculah translate dipermukaan gelas yang hanya dapat dilihat oleh jumi semata “APA INI!!! MENGAPA KAMU MENGGANGGU DAGANGAN SAYA” , samsul begidik bingung dan mencari ingat siapakah perempuan dihadapannya itu, dan tak lama samsul sumringah “oo wakau jum Ba’a kaba? Alah lamo inda basuo sakali basuo dikandang kudo” goda samsul, “O KAMU JUM, APA KABAAR? SUDAH LAMA TIDAK BERTEMU SEKALINYA BERTEMU DIKANDANG KUDA” beberapa kalimat muncul lagi di gelas.
Samsul ternyata adalah Ce-eS alias sohibul karimahannya jumi di pasar kaget kampung genjer desa rengas dengklok tempat dimana jumi biasa mangkal sebelum berprofesi ganda seperti sekarang ini, mereka asik bercengkrama dengan sesekali tertawa sambil geguyonan main pelorotan sarung,,ckckck nampangnya mereka sangat akrab, lama mereka bercengkrama sambil ngobrol ngalor ngidul, samsul menceritakan bahwa kambing berhati pelangi tersebut didapatnya dari seorang tengkulak yang tak biasanya datang ke lapak yang dijadikan kandang binatang kurban oleh samsul, samsul juga melukiskan ciri-ciri tengkulak itu berambut kribo dan berkacamata semangka dan kalau berjalan suka nunduk-nunduk kadang salah serudukk serta sering nyusruk,,,,
by AriEs
***
Kemonnnn its time to rechaaan,,, bener ga????
7 comments:
ahahaha..es lucu deh
ihiiiiiirrr ka ces bilang aku lucu, berarti ditraktir donk!! YESHHHHH!!! :D
wakakakakkaakakakak...
ini er es nyang di plurk???? ckckckckck boleh laaaaaaaaaaaahhhh :))
laaaaah...trus tuh kambing gimana nasibnya???? beneran kali ini kambing berhati pelangi??? bukan berhati srigala??? hihihi
jahh om nyo ko cuma boleh laaah!!! dibeli donk ,, mumpung owe lagi kasih diskon niyyy, ditoko sebelah ga adaaa kasih halga segini!!
baeklaaaahhhh inyo mo donk order kemben buatan si yu sapa tuh??? eh yu lakhsmi yaaaak??? ehhh salah ding yu lasmiiiiiii.... *pletak* wkwkwkwkkwkwkwkwkwkkw
sinyo sehat?
hihihi..
iki kok belum dilanjutkeeun? jumi katanya mau jadi relawan buat nerusin..ayo Juuum.
Post a Comment